Beranda / Artikel / Pemulihan & Performa

Tidur: Senjata Pemulihan Atlet yang Paling Sering Diremehkan

Latihan keras tanpa tidur yang cukup seperti mengisi tangki yang bocor. Penelitian menunjukkan tidur memengaruhi performa, suasana hati, daya tahan tubuh, bahkan risiko cedera.

Berapa Jam yang Dibutuhkan?

Rekomendasi umum adalah 7–9 jam per malam untuk orang dewasa dan 8–10 jam untuk remaja. Atlet dengan beban latihan tinggi bisa membutuhkan lebih banyak. Konsensus para ahli tahun 2021 di British Journal of Sports Medicine menekankan bahwa kebutuhan tidur bersifat individual.

Masalah Tidur pada Atlet Itu Umum

Sekitar 50–78% atlet elite melaporkan gangguan tidur, dan banyak yang tidur kurang dari 7 jam. Latihan pagi buta, pertandingan malam, dan perjalanan jauh sering memangkas waktu tidur.

Apa Dampaknya?

  • Performa: kurang tidur menurunkan konsentrasi, waktu reaksi, suasana hati, dan daya tahan tubuh
  • Risiko cedera: penelitian pada 112 atlet remaja menemukan mereka yang tidur kurang dari 8 jam sekitar 1,7 kali lebih mungkin cedera. Ini penelitian observasional kecil, jadi belum membuktikan sebab-akibat.
  • Tidur lebih lama bisa membantu: dalam penelitian kecil pada pemain basket universitas, menambah waktu tidur memperbaiki kecepatan sprint serta akurasi lemparan bebas dan tembakan tiga angka sekitar 9%

Tips Tidur Lebih Berkualitas

  • Tidur dan bangun di jam yang sama, termasuk akhir pekan
  • Dapatkan cahaya pagi setelah bangun
  • Kamar gelap, tenang, dan sejuk. Di udara panas dan lembap seperti Medan, kipas angin atau AC dan sprei yang tipis sangat membantu
  • Jauhkan layar ponsel dari tempat tidur
  • Batasi kafein di sore hari, alkohol, dan makan berat menjelang tidur
  • Tidur siang singkat 15–20 menit dapat membantu bila kantuk di siang hari

Kapan Perlu ke Dokter?

Bila mendengkur keras dengan henti napas atau tersedak saat tidur, sangat mengantuk di siang hari hingga tertidur saat berkendara, sulit tidur lebih dari 3 bulan, atau suasana hati terganggu hingga memengaruhi tidur.

Referensi

  1. Walsh NP, dkk. Sleep and the athlete: narrative review and 2021 expert consensus recommendations. Br J Sports Med, 2021. pubmed.ncbi.nlm.nih.gov
  2. Milewski MD, dkk. Chronic lack of sleep is associated with increased sports injuries in adolescent athletes. J Pediatr Orthop, 2014. pubmed.ncbi.nlm.nih.gov
  3. Mah CD, dkk. The effects of sleep extension on the athletic performance of collegiate basketball players. SLEEP, 2011. pubmed.ncbi.nlm.nih.gov

Artikel ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Setiap kondisi berbeda. Konsultasikan keluhanmu dengan tenaga kesehatan.

Butuh Bantuan?

Ceritakan Keluhanmu

Terapis kami siap membantu mencari penyebabnya dan menyusun langkah pemulihanmu.

Massage Meredakan. Latihan Menyembuhkan.

Atur jadwalmu, dan mulai langkah pertama menuju tubuh yang kembali bebas bergerak.